
Tips dan Trik Belajar Hukum bagi Penyeleggara Pemilu
KPU sebagai lembaga independen
yang menjadi pelaksana teknis penyelenggaraan pemilu mengeluarkan regulasi di
setiap tahapannya sehingga kesannya peraturannya banyak sekali dan rasa-rasanya
mustahil untuk mendalaminya sekalipun sudah mengerahkan juru Kagebunshin No
jutsu karena yang akan dipilih bukanlah Hokage yang akan memerintah Konoha seumur
hidupnya akan tetapi yang akan kita pilih adalah Presiden dan Wakil Presiden yang akan memerintah di republik ini lima
tahun kedepan.
Menjadi anggota badan adhoc
penyelenggara Pemilu tingkat kecamatan mempunyai
tantangan tersendiri. Tantangan ini salah salah satunya adalah mempelajari,
memahami dan (kalua bisa) menguasai hukum dan perundang-undangan yang berlaku
dalam penyelenggaraan pemilu. Salah satu divisi yang ada dalam badan adhoc
adalah Divisi Hukum dan Pengawasan. Sesuai dengan Namanya maka anggota badan
adhoc yang membidangi divisi hukum dan pengawasan seharusnya mempunyai
penguasaan terhadap regulasi yang mengatur setiap tahapan. Namun hal ini bagi sebagian
orang bukanlah hal mudah karena membaca regulasi yang demikian banyak bisa
membuat burn out ditambah lagi
dengan masa kerja yang singkat, terhitung 15 (lima belas) bulan. Situasi
Burn out biasnya dialami oleh penyelenggara dengan latar belakang ilmu hukum ‘nyaris
nol”. Mempelajari, mendalami, dan menguasai regulasi bagi penyelenggara menjadi
hal yang sifatnya tricky sehingga diperlukan beberapa tips dan trik
dalam pelaksanaannya. Ada beberapa tips dan trik yang bisa diterapkan agar bisa
mengemban amanah sebagai anggota PPK Divisi Hukum dan Pengawasan, yaitu :
1.
Pelajari
regulasi sesuai dengan tahapan yang
sedang berjalan. Tips ini saya dapatkan dari salah seorang Komisioner KPU Kabupaten/Kota dan sudah saya coba praktekkan,
Alhamdulillah hasilnya cukup signifikan.
2.
Rangkum
peraturan tersebut sehingga memuat poin penting. Hal ini akan memudahkan dalam berkonsentrasi
dan memahami
3.
Buatlah
bentuk lain dari regulasi tersebut, misalnya presentasi, infografis, komik dan
lain-lain. Hal ini bisa dilakukan terutama bagi yang punya gaya visual auditori
dimana pemahaman akan lebih mendalam ketika menggunakan media nonteks. Intinya
kita paham dengan peraturan.
Demikian tips dan trik yang bisa dibagikan semoga bisa
menjadikan kita penyelenggara yang terjaga integritasnya karena Pemilu 2024
adalah sarana integrasi bangsa. Salam Demokrasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar