Temukan yang Anda cari

Selasa, 21 Januari 2025

Dunia Penuh Warna, Review Antologi

Judul : Kumpulan Cerita Anak; Dunia Penuh Warna

Penulis : Patimah dkk 

Penerbit : Dandelion Publisher

Tahun terbit : 2025

Jumlah Halaman : x + 166 


Dunia anak begitu unik untuk dijelajahi. 

Tak sekedar penjelajahan namun lebih dari itu. 

Ada banyak pembelajaran di dalamnya termasuk tentang pembentukan karakter. 

Pembentukan karakter di dapat melalui pesan moral dalam cerita. 

Begitulah buku antologi ini dibuat. 

Buku antologi yang mempertemukan 18 penulis dengan gaya kepenulisan masing-masing.

Tema yang diangkatpun beragam.

Mulai dari aktifitas harian anak sampai dengan tema penuh imajinasi. 

Salah satu tema aktifitas harian diangkat melalui cerita berjudul Jas Hujan Sultan yang ditulis oleh Ratnawati. 

Penulis bercerita tentang kejutan yang diberikan oleh seorang ayah kepada anaknya. 

Sementara tema imajinasi khas anak-anak dapat ditemukan dalam cerita berjudul Bening dan Kebiasaan Uniknya karya Lis Andriani,S.Pd.,Gr. 

Kisah ini tentang seorang anak perempuan bernama Bening yang punya kebiasaan unik yaitu berbicara dengan awan. 

Selain pesan moral, kisah ini juga erat hubungannya dengan materi pembelajaran di sekolah. 

Dengan demikian anak-anak bisa memahami materi pembelajaran dengan cara yang berbeda. 

Meskipun berbeda namun cara ini cukup menyenangkan.

Kisah dalam antologi ini dikemas dengan bahasa yang sederhana. 

Selain bahasa sederhana, plot yang disajikan pun cenderung "lurus". 

Meskipun cerita ini didominasi oleh plot "lurus" namun ada juga cerita yang plotnya lumayan ngetwist. 

Plot twist dapat kita temukan pada cerita berjudul Layang-layang Ajaib. 

Layang-layang Ajaib bercerita tentang kebiasaan anak-anak untuk bermain layang-layang pada musim kemarau. 

Konflik kemudian terjadi sampai melibatkan orang tua bahkan Kepala Desa. 

Membaca buku ini dari awal maka kita akan menekukan keseruan.

Keseruan ini berlangsung hingga cerita ke-16. Di cerita ke-17 keseruan dunia anak-anak sedikit terganggu.

Gangguan ini terjadi karena cerita berjudul Nikmatnya Kuliner Terjang Rasa. 

Tulisan karya Ahmad Fanani Mosah ini bercerita tentang interaksi antara Kang Abid dan Istrinya,Ning Dewi dalam mengatasi penyakit Kang Abid. 

Sepanjang cerita ini tak ditemukan sedikitpun kisah tentang aktifitas anak. 

Terlepas dari "gangguan" tersebut, buku ini tetap layak untuk dibaca oleh anak-anak.  

Pesan moral tentang kesabaran, tanggung jawab, kerjasama, persahabatan terasa sangat kental dalam setiap cerita. 

Para penulis berhasil menyampaikan pesan dengan cara khas masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagi ala Sulungku

Tips dan Trik Belajar Hukum bagi Penyeleggara Pemilu

                                               Tips dan Trik Belajar Hukum bagi Penyeleggara Pemilu KPU sebagai lembaga independen yang me...